LPJ HMI Cabang Purwokerto Bagian Ketua Umum

Saturday, September 23, 2017

LPJ beserta Lampirannya setebal lebih dari 300 lembar. Memang bukan tebalnya yang dinilai, tetapi lihatlah niat kami mencontohkan laporan pertanggungjawaban yang baik di Forum Yang Terhormat dan Layak.

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM
CABANG PURWOKERTO
KETUA UMUM
2016-2017

“Di balik acara-acara besar yang tercipta
Ada kerja keras yang meneteskan banyak keringat
Ada perbedaan-perbedaan yang ditinggalkan
Ada diskusi-diskusi yang menyita pikiran
Hingga larut pagi, Dan itulah kami
Kader HMI”

I.         PENDAHULUAN

Awal saya menyatakan untuk “Mencetak seribu kader yang bermanfaat bagi umat dan bangsa” banyak orang meragukannya. “Seribu kader?” remeh mereka yang pesimis. Bagi saya, selalu ada jalan bagi niat baik, dan tidak ada yang tidak mungkin ketika kita memiliki niat baik. Saya tunjukkan di akhir kepengurusan saya, dengan diselenggarakannya Silahturahmi Akbar Seribu Kader HMI Cabang Purwokerto, kalian yang meremehkan niat baik, pasti akan terbungkam!
Kalian akan terbungkam dengan apa yang telah kami lakukan di perjalanan singkat satu periode kepengurusan, satu tahun. Tepat.
Kalian katakan, periode saya amat singkat, “Ya, karena kalian terbiasa terlalu lama berkuasa” sehingga kalian anggap periode saya satu tahun tepat ini sebagai orang yang melanggar aturan. Biarlah sejarah yang mencatatnya, siapa yang melanggar aturan.
Memimpin HMI Cabang Purwokerto adalah sebuah amanah. Amanah sama dengan harga diri, harga diri berarti kehormatan. Selama 360 hari per 24 jam sejak saya terpilih menjadi Ketua Umum HMI Cabang Purwokerto saya mencurahkan seluruh energi, pikiran, materi, dan waktu demi kemajuan HMI Cabang Purwokerto. Di sini, Saya melihat anak-anak baru berdatangan, mereka menginginkan sesuatu yang baru bagi hidupnya, kondisi yang seperti ini saya hadapi dengan cara berpikir yang baru, agar organisasi kemasyarakatan yang berbasis kemahasiswaan tidak menemukan "waktunya" dibaca: lonceng kematian, apalagi HMI tak memiliki basis massa.
Saya memahami bahwa kita kini hidup pada post modern era yang di dalamnya terdapat perang asimetris dan diisi oleh banyak generasi milenial, di mana dunia informasi bersifat real time serta teknologi berkembang cepat setiap detik. Hal itu membuat saya berpikir dan mengeksekusi langkah-langkah strategis bagi pengkaderan.
Tagline yang saya gadang-gadang menjadi core desire saya dalam menghadapi berbagai hambatan, rintangan, ganguan, ancaman, dan kesakitan. Tak mudah, memberi semangat para kader untuk membantu merealisasikan visi saya tetapi dalam ketidakmudahan-ketidakmudahan itu saya mendapatkan berbagai solusi untuk merekrut kader-kader baru. Cara-cara baru saya terapkan, tetapi banyak pihak tidak suka dengan cara tersebut. Berbagai isu-isu disebarkan secara massive oleh mereka yang tidak suka cara-cara tersebut (dibaca: orang-orang terdidik dan alim). Akhirnya, saya membuat dua pertanyaan,
“Akankah kita memakai pola-pola lama demi menggapai banyak kader baru yang berkualitas?
Sanggupkah kita melangkah ke masa depan dengan pemikiran-pemikiran negatif yang diproduksi dari masa ke masa?”
Kalau cara berpikir yang baru justru dianggap sebagai pemikiran yang aneh bagi orang-orang lama, padahal itu akan menyelamatkan masa depan sebuah organisasi, maka hanya ada satu kalimat yang bisa saya sampaikan, "Semua ada masanya, dan masa-ku berbeda dengan masa-mu".
Mohon maaf, hal ini saya sampaikan di dalam pendahuluan saya, untuk mengajak kita sama-sama berpikir dengan akal sehat bukan dengan doktrin yang dibangun berpuluh-puluh tahun. Saya penyuka kebebasan berpikir karena itu saya memilih Himpunan Mahasiswa Islam sebagai wadah saya dalam pengabdian. Namun, bila dengan “HMI” orang-orang eksklusif justru berlindung dibaliknya, saya rasa Lafran Pane akan menangis melihat ini dan menarik tangan saya untuk keluar dari stereotype yang mereka bangun.

II.      STRUKTUR KEPENGURUSAN
(Struktur ini adalah struktur kepengurusan terbaru setelah diselenggarakannya Sidang Pleno 1)

       KETUA UMUM                                                            : ELISA SUGITO
       Ketua Bidang Pembinaan Anggota                                 : Musonif Fadli
       Ketua Bidang Pembinaan dan Aparatur Organisasi        :Wahyudi Prawiro U.
       Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan                  : Novita Sari
       Ketua Bidang Kewirausahaan dan Pemb. Profesi           : Wiji Nurfi Utami
Ketua Bidang PT Kemahasiswaan &Kepemudaan         : Rahmat Dwi N.
Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah             : Ragil Chandra S.
Ketua Bidang Pemberdayaan Umat                                 : Andaru Pradityo
Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi                       : Syatria Dwi A. W.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup                                   : Andi Wildani
Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan                       : Eka Suci Nurul Aini
SEKRETARIS UMUM                                                  : IRPAN FAOZI
Wakil Sekretaris Umum Pembinaan Anggota                 : Yossi Hardian A. P.
Wasekum Pembinaan dan Aparatur Organisasi               : Tukiban
Wasekum Penelitian dan Pengembangan                        : Muallim
Wasekum Kewirausahaan dan Pembangunan Profesi     : Ahmas Faiz Salim
Wasekum PT Kemahasiswaan dan Kepemudaan            : Muhammad Setiawan
Wasekum Partisipasi Pembangunan Daerah                   : Andriana Kusumawati
Wasekum Pemberdayaan Umat                                      : Melda Subondo
Wasekum Informasi dan Komunikasi                             : Bagus Anggoro Richie
Wasekum Lingkungan Hidup                                         : Agung Gunarso Anas
Wasekum Pemberdayaan Perempuan                             : Meilia Ajeng Hening M.
BENDAHARA UMUM                                                : PUTRI HERNAWATI
Wakil Bendahara Umum                                                 : Mia Rachmawati
                       
DEPARTEMEN - DEPARTEMEN               :
D. Pengkajian Data dan Informasi Anggota       : Irin Maulana Bahtiar
D.  Pengembangan dan Promosi Kader               : Andri Rofii
D.  Pembinaan Aparat Organisasi                        : Hilmy Fauzan Dzikri
D.  Perguruan Tinggi dan  Kemahasiswaan         : Dedi Hermawan
Departemen Kepemudaan                                   : Rifki Ridho
Departemen Kewirausahaan                                : Septian Hery Saputra
D. Pengembangan Profesi                                    : Mukhamad Aziz
D.  Penelitian dan Pengembangan                       : Roma Nur Arifin
D. Partisipasi Pembangunan Daerah                     : Hutami Nurdiana Putri
D.  Pemberdayaan Umat                                       : Ian Wahyu Andriansyah
D.  Informasi dan Komunikasi                            : Anggoro Aji Nugroho
D.  Penerangan dan Humas                                 : Pratiwi Nur F.
D.  Pembangunan Sistem IT                                : Romi Fredyanto
D.  Lingkungan Hidup                                        : Wahyu


III.   KONDISI OBJEKTIF
1.      KONDISI EKSTERNAL
HMI Cabang Purwokerto merupakan satu di antara 200 lebih cabang HMI yang ada di seluruh Indonesia. Setiap cabang memiliki independensi yang diperoleh dari kondisi dan situasi di daerahnya masing-masing namun tak lupa kami harus mengikuti geopolitik nasional dan dunia. Radikalisme, Rasisme, dan Intoleransi. Ketiga kata tersebut mewarnai Indonesia belakangan ini. Polemik yang tercipta di Ibukota ikut memengaruhi kehidupan politik di daerah lainnya. Perebutan kekuasaan oleh segelintir kelompok menghegemoni nalar berpikir jutaan penduduk. Percekcokkan, pertentangan, peneguhan diri paling tahu, paling superior, dan paling berkuasa telah menciptakan instabilitas di negeri ini. Orang-orang saling memaksakan kehendaknya menjadi kehendak publik. Akhirnya, kita tercerabut dari akar “ketimuran” dan melegitimasi “kekuasaan” sebagai yang “terpenting” dari perjalanan sejarah bangsa.
Tidak. Kami tidak bisa terus menerus terbelenggu dalam kepentingan segelintir kelompok. Kami berusaha menjunjung tinggi Persatuan Indonesia sebagai alat mencapai keberadaban. Bila tiga kata di atas terus menerus melingkupi kehidupan sehari-hari di masyarakat maka bisa ditebak, perjuangan para pahlawan untuk memerdekakan bangsa Indonesia menjadi tak berarti. Bisa jadi bangsa ini terpecah sebelum satu abad kemerdekaan. Dan perang asimetris yang telah dijalankan oleh invisible hand berhasil dilaksanakan di Indonesia. HMI Cabang Purwokerto lebih memilih “diam” ditengah jutaan orang yang bersuara, kami memilih untuk tidak reaktif meski banyak yang mencela.
Kami berpikir, jika semua bersuara, siapa yang akan mendengar dan mengambil langkah dengan bijak? Oleh karenanya, di akhir kepengurusan kami membuat Orasi Budaya Tokoh Nasional yang akan dibuat buku atau seminimal-minalnya prosiding. Ide, gagasan dan perjuangan HMI Cabang Purwokerto untuk mencerminkan Islam Inklusive kami lakukan dengan jalan damai, menghargai setiap keberagaman dan memegang teguh iman Islam.
Selain itu, kondisi ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan hukum telah berkembang pesat baik ke arah kemajuan atau kemunduran. Prioritas HMI Cabang Purwokerto yang berbasis Ekonomi Pedesaan telah menemui mitra strategis yang cocok berkolaborasi dalam kemajuan pedesaan. Kami memiliki Alumni berprestasi seperti Prof Totok Agung, Prof Ali Zum Mashar dan Prof Imam Santoso yang juga fokus terhadap isu tersebut. Sejalan dengan itu, kami juga ikut dalam diskursus-diskursus tentang pengembangan pedesaan melalui diskusi-dikusi yang kami bangun dengan Bang Jarot C. Setyoko, Uda Masrilkoto, Budi Ragil, Eko Cahyono, Yudhie Haryono, Suroto dan Firdaus Putra.

2.      KONDISI INTERNAL
HMI Cabang Purwokerto sendiri telah berdiri lebih dari 30 tahun dan ikut mewarnai pengabdian pada masyarakat di daerah Barlingmascakeb. Kader-kader HMI Cabang Purwokerto terdapat di lima universitas. Diantaranya; Universitas Jenderal Soedirman, IAIN Purwokerto, Akademi Maritim Nusantara Cilacap, Universitas Wijaya Kusuma dan Universitas Muhamadiyah Purwokerto.  Dari lima Perguruan Tinggi tersebut telah berdiri sembilan komisariat dan satu komisariat persiapan yakni Komisariat Ekonomi Unsoed, Komisariat Hukum Unsoed, Komisariat Diponegoro Fisipol Unsoed, Komisariat Ibnu Sina, Komisariat Dakwah IAIN, Komisariat Syariah IAIN, Komisariat Agussalim IAIN, Komisariat Bahari AMN, Komisariat UMP, dan Komisariat persiapan Teknik UMP. HMI Cabang Purwokerto memiliki sembilan komisariat penuh dan satu komisariat persiapan. Mereka terdiri dari;
No
Nama
Ketua Umum
1
Komisariat Fakultas Ekonomi & Bisnis Unsoed
Agam Fadhila
2
Komisariat Hukum Unsoed
Rizki Fajar Syarifudin
3
Komisariat Diponegoro Fisipol Unsoed
Imron Rosyadi
4
Komisariat Bahari AMN
Winto Prasetiyo
5
Komisariat Tarbiyah Agussalim
Muhammad Najih Zamzami
6
Komisariat Ibnu Sina
Fatia Murni Chamida
7
Komisariat Syariah
Moch. Isnan Yahya
8
Komisariat Dakwah
Mukhamad Abdul Aziz
9
Komisariat Ahmad Dahlan
Yudha Hidayah
10
Komisariat Persiapan Hasyim Ashari
Perhat Rakajaya

Dari banyaknya komisariat tersebut dalam akhir  kepengurusan HMI Cabang Purwokerto Periode 2016-2017 telah mengkader lebih dari 900 mahasiswa di wilayah Barlingmascakeb. HMI Cabang Purwokerto bergerak untuk mencetak seribu kader dalam satu periode kepengurusan. Pencetakan kader HMI merupakan upaya nyata dari Kepengurusan hari ini demi mewujudkan mission HMI, “Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT.”

IV.   PROGRAM KERJA
1.      PROGRAM KERJA
a.       Jabat Erat Alumni
b.      Jabat Erat Lembaga-Lembaga Pemerintah/Swasta/Masyarakat
c.       Rapat-Rapat:
1)      Rapat Harian
2)      Rapat Presidium
3)      Rapat Pleno 2 kali dalam setahun di bulan ke 4/ semester
Selain tiga program kerja tersebut, Ketua Umum adalah penanggung jawab dan koordinator  umum dalam pelaksanaan tugas-tugas intern dan ekstern yang bersifat umum di cabang.

2.      REALISASI PROGRAM KERJA
JABAT ERAT ALUMNI
A.     DESKRIPSI JABAT ERAT ALUMNI
Program ini didedikasikan untuk seluruh Alumni HMI yang telah mengabdikan dirinya pada suatu masa yang penuh perjuangan di serambi hijau hitam. Silahturahmi dalam Islam adalah suatu yang harus dilakukan untuk memperpanjang umur dan rezeki serta keberkahan hidup. Dari program ini Pengurus HMI Cabang Purwokerto dapat melakukan diskusi, kunjungan, seminar, workshop atau makan bersama. Kolaborasi antara Pemuda dan Alumni adalah hal ihwal dalam menjaga keutuhan dan kekokohan roda organisasi. Oleh karena itu Jabat Erat Alumni ini bukan hanya berbagi dalam cerita tetapi bagaimana saling terinspirasi dan menginspirasi diantara kedua belah pihak agar tercipta umpan balik untuk kemajuan organisasi.

B.     PARAMETER KEBERHASILAN
Semua kegiatan berjalan lancar sesuai dengan rencana.
1.1.1.      Kualitatif
Tercipta suasana guyub, bahagia dan gembira.
1.1.2.     Kuantitatif
Menghadirkan satu karya dalam setiap kunjungan.

C.     PELAKSANAAN KEGIATAN
Kunjungan yang sudah dilaksanakan ke:
1.      Presidium KAHMI BANYUMAS
2.      KAHMI Forever
3.      Prof Totok Agung (Pascasarjana Unsoed)
4.      Bang Purwadi (Dindik)
5.      Bang Ahmad Mulyono (Kemsos)
6.      Presidium KAHMI PURBALINGGA
7.      Presidium KAHMI BANJARNEGARA
8.      Presidium KAHMI CILACAP
9.      Alumni HMI Unsoed di Jakarta
10.  Bang Asep
11.  Bang Teguh
12.  Bang Gunawan
13.  Bang Agus Setyanto
14.  Bang Agus Ujianto
15.  Bang Heru Permana
16.  Yunda Dzul
17.  Yunda Rini
18.  Bang Eko
19.  Bang Heri
20.  Kapten Adam
21.  Bang Jual
22.  Bang Adi Iman
23.  Bang Jarot Setyoko
24.  Bang Jek
25.  Yunda Lastami
26.  Bang Ferri Rizki
27.  Bang Ferri Mursidan Baldan
28.  Akbar Tanjung Institut
29.  Bang Wildanshah
30.  Bang Syafiq
31.  Bang Paundra
32.  Bang Syafrudin Lubis
33.  Bang Yudhie Haryono
Pertemuan-pertemuan ini menghasilkan;
1.      Silahturahmi HMI di Jakarta
2.      Tadarus Nasional
3.      Maulid Nabi
4.      LK 2 HMI Cabang Purwokerto
5.      Sekretariat Cabang
6.      Peretemuan KAHMI SeBarlingmasCa
7.      Diskusi-Diskusi Gagasan Kebangsaan dan Perekonomian
8.      Orasi Budaya
9.      Buka Puasa Seribu Kader
10.  Jalan Sehat KFJS
11.  Perpustakaan Cabang

D.     KEUANGAN KEGIATAN
Sejauh ini keuangan masih menggunakan dana pribadi

E.      FAKTOR PENDUKUNG
Alumni yang membuka diri dan hangat

F.      FAKTOR PENGHAMBAT
Kesibukan para alumni

G.     FOTO CAPAIAN KEGIATAN
(Terlampir di FB)

H.     REKOMENDASI
Tetap menjalankan silahturahmi dengan seluruh alumni dan kahmi dimanapun berada.


JABAT ERAT LEMBAGA-LEMBAGA
A.     DESKRIPSI KEGIATAN
Program ini diperuntukan untuk menyambung silahturahmi dengan lembaga pemerintah, swasta atau masyarakat yang ada di wilayah Barlingmascakeb. Menjadi sebuah organisasi mahasiswa islam terbesar di Indonesia merupakan tanggungjawab untuk keummatan yang harus dilaksanakan dengan baik. Suasana kondusif antar organisasi harus dirawat demi menjaga keutuhan dan keamanan bangsa.

B.     PARAMETER KEBERHASILAN
Semua kegiatan berjalan lancar sesuai dengan rencana.
1.1.3.          Kualitatif
Tercipta suasana guyub, bahagia dan gembira.
1.1.4.         Kuantitatif
Menghadirkan satu karya dalam setiap kunjungan.

C.     PELAKSANAAN KEGIATAN
Kunjungan yang sudah dilaksanakan ke:
1.      POLRES BANYUMAS
2.      KESBANGPOL BANYUMAS
3.      DINAS PENDIDIKAN BANYUMAS
4.      BNN BANYUMAS
5.      GUSDURIAN BANYUMAS
6.      AHMADIYAH BANYUMAS
7.      KETUA KONGHOCU BANYUMAS
8.      IMM UMP
9.      GMKI
10.  PMII PURWOKERTO
11.  BANYUMAS TV
12.  SATELITE POST
13.  BAWASLU RI
14.  DKPP RI
15.  KPU RI
16.  SYARIKAT ISLAM
17.  PDIP BANYUMAS
18.  PBB BANYUMAS
19.  PP BANYUMAS
20.  GEBRAK BANYUMAS
21.  GNPKI BANYUMAS
22.  KY JAWA TENGAH
23.  PEMDA BANYUMAS
24.  PAPUA CENTER
25.  SEKRETARIAT NEGARA KHUSUS PAPUA
26.  BKPM RI
27.  Yayasan akarpadu
28.  Koperasi AMJ
29.  Kopkun
30.  FKUB BANYUMAS
31.  KingFaisal Institute

D.     KEUANGAN KEGIATAN
Sejauh ini keuangan masih menggunakan dana pribadi

E.      FAKTOR PENDUKUNG
KEBERSAHAJAAN PARA PEJABAT-PEJABAT DALAM MENYAMBUT MAHASISWA

F.      FAKTOR PENGHAMBAT
Kesibukan para PEJABAT

G.     FOTO CAPAIAN KEGIATAN
(Terlampir di FB)

H.     REKOMENDASI
Tetap menjalankan silahturahmi dengan unsur-unsur lembaga negara, ormas ataupun yang lainnya

RAPAT-RAPAT
A.     DESKRIPSI KEGIATAN
Keutuhan sebuah organisasi dapat terwujud apabila terdapat komunikasi yang baik dan itu dapat terjadi bukan saja di forum informal tetapi juga forum formal. Rapat dalam satu periode kepengurusan ini terdiri dari; Rapat Pengurus Harian yang akan dilaksanakan 2 kali dalam satu bulan di minggu pertama dan pertengahan, Rapat Presidium dilaksanakan satu bulan sekali pada awal bulan, Rapt Pleno dilaksanakan 2 kali dalam setahun dilaksanakan pada bulan ke-empat di setiap semester dan Rapat Pimpinan Komisariat dilaksanakan pada tiap tiga bulan sekali.

B.     PARAMETER KEBERHASILAN
Semua kegiatan berjalan lancar sesuai dengan rencana.
1.1.5.          Kualitatif
Menghasilkan pembicaraan berkualitas.
1.1.6.         Kuantitatif
Setiap program kerja cabang dan komisariat berjalan.

C.     PELAKSANAAN KEGIATAN
Sepanjang satu periode kepengurusan.

D.     KEUANGAN KEGIATAN
Rapat harian dan Presidium menggunakan dana pribadi Ketua Umum dan Pengurus Cabang.

Sidang Pleno :
Sewa Tempat dan Konsumsi
Rp. 2.000.000
Banner Rp 250.000
Total Rp 2.250.000
(Sumber dana dari Alumni)

E.      FAKTOR PENDUKUNG
Pengurus yang berdedikasi dan bertanggungjawab

F.      FAKTOR PENGHAMBAT
Kesibukan para pengurus

G.     FOTO CAPAIAN KEGIATAN
(Terlampir di FB)

H.     REKOMENDASI
Harus adanya saling menghargai dan pengertian dari pengurus untuk bisa melaksanakan rapat secara bersama-sama.


V.      EVALUASI & PROYEKSI
Sejauh ini kami telah berusaha dengan semaksimal mungkin untuk merealisasikan rekomendasi-rekomendasi KONFERCAB XXXVII dan Program Kerja HMI Cabang Purwokerto 2016-2017. Memang dalam perjalanannya ada beberapa pengurus yang kurang aktif di cabang sehingga menyebabkan daya dukung berkurang. Tetapi saya yakin, ketidakaktifannya mereka di cabang karena tugas-tugas hidup yang mengharuskannya demikian, artinya situasi dan kondisinya lah yang memengaruhi hal tersebut.
Proyeksi, HMI Cabang Purwokerto dengan empat daerah dalam wilayah koordinasinya memiliki peluang besar untuk menjadi organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Melihat tahun 2018 adalah tahun politik khususnya daerah Banyumas dan umumnya, Provinsi Jawa Tengah. HMI dapat mengambil peran dalam mengkritisi kebijakan pemerintah saat ini dan mengusulkan gagasan untuk kemajuan Banyumas dan Jawa Tengah. Tentu, itu tergantung pada arah pengurus cabang 2017-2018 dibawah kepemimpinan yang baru.
Berikut saya sampaikan pengumpulan sejarah tentang Nama Ketua Umum dari masa ke masa beserta Periode Kepemimpinannya. Pengumpulan data ini, saya dedikasikan kepada semua Ketua Umum HMI Cabang Purwokerto yang telah mengabdi dengan sepenuh hati tanpa pamrih. Kiranya, ini adalah sebuah keberhasilan bagi saya secara pribadi dalam mencari jejak Pemimpin kami di masa lalu. Mungkin, bagi anda ini hanya lah deretan nama, tapi deratan nama ini saya cari melalui diskusi-diskusi yang komperhensif dari banyak pelaku sejarah di HMI Cabang Purwokerto. Ini tak mudah, tapi sepanjang niat terus bergelora, sepanjang itu lah Allah Swt menunjukkan jalanNya. Semoga di masa mendatang, bukan hanya deretan nama dari tahun 1989 tetapi bisa hingga tarun 70an bahkan 60an. 

Daftar Nama-Nama Ketua Umum HMI Cabang Purwokerto Pasca Asas Tunggal (1986) hingga 2017.

NO
PERIODE
NAMA
ASAL KOMISARIAT
1
1989-1990
Purwanto
Ekonomi Unsoed
2
1990-1991
Taufik Hidayat
Ekonomi Unsoed
3
1992-1993
Nurul Ichwan
Ekonomi Unsoed
4
1993-1994
Ngudi Mulyanto
FISIP Unsoed
5
1995-1996
Rahman Rosyidi
FISIP Unsoed
6
1997-1998
Saliyo
Agussalim
7
1998-1999
Kuswanto
UNWIKU
8
1999-2000
Dede Nurdin Sadat
Hukum Unsoed
9
2000-2001
Heri Nuryanto
Agussalim
10
2001-2000
Rakhmat Hidayat
FISIP Unsoed
11
2003-2004
Hapsari Puspitaningsih
UNWIKU
12
2004-2005
Yusak Farhan
FISIP Unsoed
13
2005-2006
Firda Sri Alami
Ekonomi Unsoed
14
2006-2007
Asep Henry Habibullah
Agussalim
15
2007-2009
Ujang Taufik
Agussalim
16
2009-2010
Agus Setyanto
Ibnusina
17
2011-2012
Zaenal Mustofa
Agussalim
18
2012-2013
Septian Dani Prasetyo
Agussalim
19
2015-2016
Siti Iskarimah
Agussalim
20
2016-2017
Elisa Sugito
Hukum Unsoed




VI.   PENUTUP
Demikianlah laporan pertanggungjawaban ini disusun secara jujur dan terbuka untuk dipergunakan sebagaimana mana mestinya dalam rangka kemajuan HMI Cabang Purwokerto  yang dimaksud.
Wabillahittaufiq Walhidayah
Wassalamu’laikum Wr.Wb.


       *Selengkapnya LPJ Full Version bisa didownload pada https://www.mediafire.com/file/kzri72yxf1g3b61/LPJ%20HMI%20Cabang%20Purwokerto%202016-2017.pdf



                                                                                    Purwokerto, 15 Ramadhan          1438 H
                                                                                            10 Juni                    2017 M


                                                                                    PENGURUS
                                                                                    HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM
                                                                                    CABANG PURWOKERTO





ELISA SUGITO
KETUA UMUM






Copyright @ 2013 DARE TO BELIEVE. Designed by Templateism | MyBloggerLab